Penjelajahan dan pendataan Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara di Pulau Simeuleucut, Nanggroe Aceh Darussalam.
Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara menggunakan Kapal Motor Deklarasi Djuanda menuju Pulau Simuk, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Pulau ini merupakan pulau tak berpenduduk. Pendataan penduduk dilakukan di Pulau Telo, dimana penduduk bermata pencaharian nelayan terkonsentrasi. Sementara penduduk dengan mata pencaharian sebagai petani kopra terkonsentrasi di Telo Dalam.
Menggunakan Kapal Motor Deklarasi Djuanda, Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara berlayar menuju Pulau Rondo. Pulau Rondo merupakan pulau terdepan yang berada di barat Pulau Sabang, pulau ini merupakan pulau terdepan ketiga yang didata di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Galeri Foto Jurnalistik Antara bekerja sama dengan Ekspedisi Garis Depan Nusantara menyelenggarakan pameran memperingati 65 Tahun Republik Indonesia. Anak Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara, tema pameran tersebut, digelar mulai 13 Agustus-13 September 2010.
01 September 2010
Penjelajahan dan pendataan Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara di Pulau Simeuleucut, Nanggroe Aceh Darussalam.
01 September 2010
Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara menggunakan Kapal Motor Deklarasi Djuanda menuju Pulau Simuk, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Pulau ini merupakan pulau tak berpenduduk. Pendataan penduduk dilakukan di Pulau Telo, dimana penduduk bermata pencaharian nelayan terkonsentrasi. Sementara penduduk dengan mata pencaharian sebagai petani kopra terkonsentrasi di Telo Dalam.
31 August 2010
Menggunakan Kapal Motor Deklarasi Djuanda, Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara berlayar menuju Pulau Rondo. Pulau Rondo merupakan pulau terdepan yang berada di barat Pulau Sabang, pulau ini merupakan pulau terdepan ketiga yang didata di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
11 August 2010
Galeri Foto Jurnalistik Antara bekerja sama dengan Ekspedisi Garis Depan Nusantara menyelenggarakan pameran memperingati 65 Tahun Republik Indonesia. Anak Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara, tema pameran tersebut, digelar mulai 13 Agustus-13 September 2010.
22 July 2010
Pendataan dan penjelajahan yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara menemukan sebuah fakta menarik. Pada saat surut, Pulau Laag menyatu dengan daratan Papua. Kondisi ini ditengarai akibat sedimentasi dua sungai yang mengapit Pulau Laag.
21 July 2010
Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara melanjutkan pendataan dan penjelajahan pulau terdepan terakhir, Pulau Laag dengan berlayar menuju Agats, Kabupaten Asmat. Agats merupakan persinggahan Tim Ekspedisi sebelum menjelajah Pulau Laag.
20 July 2010
Terkendala gelombang tinggi Laut Arafuru dengan Patroli laut KAL Digul, Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara menggunakan pesawat menuju Distrik Wanam, Kabupaten Merauke. Wanam adalah wilayah terdekat menuju Pulau Kolepon.
20 July 2010
Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara tiba di Merauke, Provinsi Papua. Kedatangan Tim Ekspedisi adalah untuk mendata Pulau Kolepon dan Pulau Laag, Dua pulau terdepan yang terletak di selatan Provinsi Papua.
17 June 2010
Pulau Kawaluso dikenal juga dengan Pulau Manseleatang. Nama Kawaluso berasal dari Bahasa Sangir, Kawa berarti lubang dan Luso berarti karang. Hal ini diambil dari bentuk serta topografi Pulau Kawaluso sendiri yang mempunyai ceruk dan karang dan batu besar di pesisirnya.
16 June 2010
Pulau Dolangan adalah pulau terdepan yang terletak di Laut Sulawesi dan masuk wilayah administratif Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Pulau Dolangan berstatus Suaka Margasatwa berdasarkan SK Menteri Pertanian No.441/KPTS/UM/5/1981.
